Tugas Seorang Surveyor Lapangan di Berbagai Bidang

Tim Arkabumi di safety induction sebelum melaksanakan survei topografi

Surveyor lapangan adalah seseorang yang bertugas untuk mengumpulkan data, melakukan pengukuran, atau memverifikasi informasi secara langsung di lokasi proyek atau terhadap objek tertentu. 

Tugas Utama Surveyor Lapangan

Secara teknis, tanggung jawab seorang surveyor lapangan dapat dijabarkan melalui beberapa tugas utama.

  1. Pengukuran dan pemetaan. Surveyor lapangan menentukan titik koordinat, batas wilayah, sudut, dan elevasi suatu objek atau area yang berada di muka bumi. Tugas ini melibatkan alat survei seperti Total Station, GPS Geodetik, hingga penggunaan UAV Drone untuk pemetaan udara.
  2. Verifikasi data dan validitas data lapangan. Surveyor memeriksa kebenaran data yang sudah ada sebelumnya, seperti sertifikat tanah atau blueprint, dengan cara mencocokkan kondisi fisik bangunan, jalan, atau data calon pemilik tanah melalui pengukuran kembali.
  3. Pengawasan project. Surveyor lapangan juga dapat memposisikan diri sebagai pengawas untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana survei dan standar aturan yang berlaku.
  4. Pelaporan project. Setelah survei di lapangan selesai, surveyor kemudian menganalisis hasil pengukuran dan pemetaan sebelum membuat laporan tertulis untuk keperluan perusahaan atau klien.

Bidang Pekerjaan yang Membutuhkan Surveyor Lapangan

Industri yang membutuhkan profesi surveyor lapangan biasanya berupa bidang yang berurusan dengan teknik dan yang berurusan dengan komersil.

  1. Di bidang konstruksi bangunan atau sipil, surveyor lapangan menentukan dan mengatur titik acuan fondasi bangunan melalui proses bernama stake out. Surveyor juga mengukur batas tanah untuk kebutuhan legal/hukum dalam rangka penyelesaian sengketa tanah atau sekedar pendaftaran tanah. Selain itu, di bidang infrastruktur jalan, surveyor mengukur topografi dalam bentuk kontur untuk digunakan di project jalan tol, rel kereta api, hingga runway bandara. Surveyor juga mengukur volume galian dan timbunan (cut and fill) tanah untuk memastikan bahwa prosesnya berjalan dengan efisien tanpa ada kelebihan atau kekurangan material.
  2. Di bidang pertambangan, surveyor tambang atau mine surveyor menghitung volume hasil tambang yang dikeruk setiap hari, memetakan batas wilayah konsesi pertambangan, serta memastikan koridor penambangan aman dari risiko longsor.
  3. Di bidang kelautan dan perairan, seorang surveyor hidrografi atau hydrographic surveyor memetakan topografi di permukaan bawah laut menggunakan sensor sonar, seperti echosounder dan side scan sonar. Data hasil pengukuran mereka digunakan oleh pelabuhan, perusahaan pengeboran minyak offshore, bahkan untuk memasang kabel bawah laut.

Jika Rekan Arkabumi tertarik mempelajari cara kerja seorang surveyor lapangan, ikuti pelatihan Surveyor Lapangan offline Arkabumi yang diadakan reguler setiap bulan.

Scroll to Top