Pemetaan Bidang Tanah, Lahan Pertanian, dan Saluran Irigasi – Tim Pemeriksa Kementerian Pertanian, AKN IV BPK RI

Pemanfaatan teknologi survey dan pemetaan adalah hal penting untuk mendukung perwujudan pemeriksaan yang efektif dan efisien, terutama bagi auditor keuangan.

Pelatihan Pemanfaatan Drone untuk Pemetaan Bidang Tanah Lahan Pertanian dan Saluran Irigasi kepada AKN IV BPK RI di Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, 24-27 Januari 2022

Dilansir dari halaman Badiklat PKN BPK RI, “pemanfaatan teknologi, khususnya dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan merupakan hal yang tak dapat dipisahkan untuk mendukung perwujudan pemeriksaan yang efektif dan efisien.” Oleh karena itu, diperlukan suatu pengaplikasian yang dapat membawa manfaat dan efisiensi pelaksanaan tugas pemeriksaan oleh BPK RI, utamanya auditor selaku Pemeriksa Kementerian Pertanian (AKN IV).

Terdapat banyak pemanfaatan drone dalam bidang pemeriksaan, salah satunya adalah untuk memeriksa luas tanah secara lebih efisien. Dikatakan lebih efisien karena pemeriksa tidak perlu berkeliling lahan dan tanah untuk mencari titik koordinat. Selain itu, drone dapat dimanfaatkan untuk memetakan bidang tanah, memetakan sebaran irigasi, memantau kondisi tanaman, hingga identifikasi gulma.

Dalam menggunakan drone, terdapat kelebihan tertentu, seperti hemat waktu, hemat biaya, dan dapat diterbangkan di area yang luas dan sulit diakses.

Selama pelatihan selama tiga hari, pelatihan dibagi menjadi sesi teori dan praktik, di mana sesi teori mempelajari mengenai konsep fotogrametri, regulasi drone di Indonesia, pengenalan komponen dasar drone, serta perencanaan jalur terbang drone. Selanjutnya, dilakukan praktik pembuatan jalur terbang dan pengoperasian drone, serta pengolahan untuk menghitung area pemetaan.

Share: